Sesungguhnya sesudah kesulitan pasti ada kemudahan
Setelah tetesan air mata pasti ada senyuman
Setelah malam pasti akan datang siang.
Sesungguhnya awan kelabu kesedihan pasti berlalu
Pekatnya kegalauan pasti tersingkap
Segala problema pasti teratasi
Segala bencana pasti akan berakhir dengan izin Allah
Esok hari...................................
Akan tercium semerbak harumnya bunga
Kesedihan pasti hilang dan kesenangan pasti datang
Karunia-karunia Allah pasti datang
Walaupun terus lama tapi sungguh
Ia laksana kedipan mata ketika harus berkedip.
Apa yang telah lalu biarlah berlalu
Dan harapan dimasa depan hanyalah misteri
Bagiku hanyalah waktu yang sedang aku jalani saat ini.
Pertolongan pasti akan datang bersama kesabaran
Sesungguhnya hari kemarin adalah impian yang telah berakhir dan berlalu
Lalu hari esok adalah cita-cita yang indah
Sedangkan hari ini adalah kenyataan yang harus dihadapi
Kadangkala jiwa sering berkeluh kesah karena suatu urusan
Namun ternyata……………………………………………………
Ia memiliki jalan keluar seperti terurainya ikatan
Dengan adanya bencana doa pun terucap
Jangan putus asa karena perubahan itu akan terjadi berangsur-angsur
Anda akan menghadapi banyak rintangan yang melemahkan semangat
Maka jangan biarkan ia menguasai diri anda
Debat kusir dan diskusi yang tak berguna akan menghilangkan wibawa dan kecantikan
Wanita yang cerdas dapat mengubah padang pasir
Menjadi taman yang indah dan subur
Emasmu adalah agamamu
Perhiasanmu adalah akhlakmu
Harta bendamu adalah adabmu
Senyummu dihadapan saudaramu adalah sedekah
Selasa, 03 Februari 2009
Senin, 02 Februari 2009
Bidadari Surga(nasyid Fikr)
Kau bunga di tamanku
Indah kian mewangi
Menghiasi diriku
Dimanapun aku berada
Di lubuk hati ini
Engkau bidadari surgaku
Kepergianku dalam berjuang
Kau antar dengan doa dan senyuman
Pulang pun kau berikan kemesraan
Kemulianmu yang penuh ketulusan
Pantaslah bila kuhargai dirimu
Sebagai bidadari surgaku
Dirimu adalah anugerah Tuhan untukku
Yang pasti kan ku syukuri
Dan selalu kan kujaga
Anak-anak menjadi penghibur hati
Penentram jiwa..............
Membuatku rindu untuk berkumpul
Di surga nanti.................
Semoga Allah kan mengabulkan
Kerinduan ini sehingga kita berkumpul bahagia
Selamamya..............
Indah kian mewangi
Menghiasi diriku
Dimanapun aku berada
Di lubuk hati ini
Engkau bidadari surgaku
Kepergianku dalam berjuang
Kau antar dengan doa dan senyuman
Pulang pun kau berikan kemesraan
Kemulianmu yang penuh ketulusan
Pantaslah bila kuhargai dirimu
Sebagai bidadari surgaku
Dirimu adalah anugerah Tuhan untukku
Yang pasti kan ku syukuri
Dan selalu kan kujaga
Anak-anak menjadi penghibur hati
Penentram jiwa..............
Membuatku rindu untuk berkumpul
Di surga nanti.................
Semoga Allah kan mengabulkan
Kerinduan ini sehingga kita berkumpul bahagia
Selamamya..............
Cara Mencintai Lawan Jenis yang Benar
Cara mencintai lawan jenis yang benar yaitu mencintai dengan timbangan fithrah dan bashirah
Mencintai dengan kesucian dan mata hati
Fithrah dan bashirah yang jadi timbangannya yaitu
Jika kau mencintai wanita bukan karena tertipu oleh
kecantikan paras wajahnya dan keelokan bentuk tubuhnya
Bukan karena tersihir oleh matanya yang berkilat-kilat indah
Seperti bintang kejora
Bukan pula terpikat karena bibirnya yang ranum segar seperti mawar merekah
Juga bukan karena keindahan suaranya yang susah dilupakan
Bukan karena hartanya yang melimpah meruah
Bukan karena kehormatannya yang kau akan jadi ikut terhormat karena menikahinya
Jika bukan karena itu semua kau mencintainya
Tapi kau mencintai dengan memakai timbangan fithrahmu dan mata batinmu
Kau mencintai dia karena merasakan kesucian jiwa dan agamanya
Dan mata batinmu condong karena kecantikan akhlak dan wataknya
Hatimu terpikat karena harumnya kalimat-kalimat yang keluardari lidahnya
Saat itulah kau mencintai lawan jenis dengan benar.
Mencintai dengan kesucian dan mata hati
Fithrah dan bashirah yang jadi timbangannya yaitu
Jika kau mencintai wanita bukan karena tertipu oleh
kecantikan paras wajahnya dan keelokan bentuk tubuhnya
Bukan karena tersihir oleh matanya yang berkilat-kilat indah
Seperti bintang kejora
Bukan pula terpikat karena bibirnya yang ranum segar seperti mawar merekah
Juga bukan karena keindahan suaranya yang susah dilupakan
Bukan karena hartanya yang melimpah meruah
Bukan karena kehormatannya yang kau akan jadi ikut terhormat karena menikahinya
Jika bukan karena itu semua kau mencintainya
Tapi kau mencintai dengan memakai timbangan fithrahmu dan mata batinmu
Kau mencintai dia karena merasakan kesucian jiwa dan agamanya
Dan mata batinmu condong karena kecantikan akhlak dan wataknya
Hatimu terpikat karena harumnya kalimat-kalimat yang keluardari lidahnya
Saat itulah kau mencintai lawan jenis dengan benar.
Cinta Spiritual
Cinta spiritual ialah suatu jenis cinta yang teramat dalam,tinggi dan paling sempurna
Cinta ini punya semangat keagamaan serta berkaitan dengan kehendak dan keteguhan
Cinta ini tidak berubah dengan adanya perubahan kondisi sekelilingnya
Cinta ini sangat kokoh,dalam,mulia dan sama sekali tak mengharapkan imbalan
Seandainya semua cinta diilustrasikan dengan mobil yang berjalan diatas bumi
Maka cinta ini adalah pesawat terbang yang terbang di langit
Cinta ini berupa perasaan yang sulit di tafsirkan dan dipahami
Perasaan yang kau rasakan saat berada dihadapan orang yang paling kau cintai
Kau berada pada kondisi yang saling melengkapi dan berada ditempat yang tepat
Perasaan seakan-akan kau sudah mengenal orang yang kau cinta sudah sangat lama
Padahal sebenarnya kau belum pernah berjumpa dengannya dan baru mengenalnya
Perasaan alamiah bahwa orang tersebut adalah sosok yang kau cari-cari sejak dulu
Cinta ini adalah perkenalan di luar area sadar
Keadan bawah sadar yang telah lebih dulu menerima dari pihak lain
Dan saling tarik-menarik bersamanya sebelum bertemu dengannya
Lalu mencintainya secara nyata diatas bumi
Kenyataan,logika,dan akal
Kondisi perasaan yang jernih yang tak bisa kita sentuh dengan sesuatu
Cinta spiritual tidak punya bagian atas,bagian belakang,tak ada kanan dan kiri
Ia ada begitu saja.
Cinta ini langka dan agung yang tidak terjadi setiap kali dalam kehidupan manusia
Dan tak banyak terulang karena kelangkaannya terkadang tampak bagi orang yang membacanya / mendengarnya seakan-akan bagian dari kegilaan dan khayalan emosional
Bagaimana suatu ruh dapat mendengar suara ruh yang lain yang diantara keduanya
Terpisah oleh jarak ratusan mil
Bagaimana akal bisa menalar bahwa cinta kepada orang merupakan
Kesadaran yang membuang setiap yang logis dan masuk akal Serta setiap yang menerima pembenaran
Cinta ini punya semangat keagamaan serta berkaitan dengan kehendak dan keteguhan
Cinta ini tidak berubah dengan adanya perubahan kondisi sekelilingnya
Cinta ini sangat kokoh,dalam,mulia dan sama sekali tak mengharapkan imbalan
Seandainya semua cinta diilustrasikan dengan mobil yang berjalan diatas bumi
Maka cinta ini adalah pesawat terbang yang terbang di langit
Cinta ini berupa perasaan yang sulit di tafsirkan dan dipahami
Perasaan yang kau rasakan saat berada dihadapan orang yang paling kau cintai
Kau berada pada kondisi yang saling melengkapi dan berada ditempat yang tepat
Perasaan seakan-akan kau sudah mengenal orang yang kau cinta sudah sangat lama
Padahal sebenarnya kau belum pernah berjumpa dengannya dan baru mengenalnya
Perasaan alamiah bahwa orang tersebut adalah sosok yang kau cari-cari sejak dulu
Cinta ini adalah perkenalan di luar area sadar
Keadan bawah sadar yang telah lebih dulu menerima dari pihak lain
Dan saling tarik-menarik bersamanya sebelum bertemu dengannya
Lalu mencintainya secara nyata diatas bumi
Kenyataan,logika,dan akal
Kondisi perasaan yang jernih yang tak bisa kita sentuh dengan sesuatu
Cinta spiritual tidak punya bagian atas,bagian belakang,tak ada kanan dan kiri
Ia ada begitu saja.
Cinta ini langka dan agung yang tidak terjadi setiap kali dalam kehidupan manusia
Dan tak banyak terulang karena kelangkaannya terkadang tampak bagi orang yang membacanya / mendengarnya seakan-akan bagian dari kegilaan dan khayalan emosional
Bagaimana suatu ruh dapat mendengar suara ruh yang lain yang diantara keduanya
Terpisah oleh jarak ratusan mil
Bagaimana akal bisa menalar bahwa cinta kepada orang merupakan
Kesadaran yang membuang setiap yang logis dan masuk akal Serta setiap yang menerima pembenaran
Ta'aruf
Semua berawal dari kedua mata
Ketika aku hanya berani mencuri pandang wajahmu disana
Dengan pakaian rapat tak kau biarkan auratmu terbuka
Karena memang tak selayaknya bisa dipandang oleh sembarang mata
Maka seiring perjalanan masa
Kumulai beranikan diri untuk bertanya
Tuk selanjutnya berbagi cerita
Telah kukatakan kepadamu semenjak awal mula
Bahwa aku adalah lelaki ibuku sepanjang masa
Sebagai wujud bakti sebagaimana rasul telah bersabda
“ibumu,ibumu,ibumu!” begitulah dalam sebuah hadits yang pernah kubaca
“lalu ayahmu!” sebagai kelanjutan ucapan dari lidah yang mulia
Sebuah jawaban darimu membuatku begitu lega
Kau berkata bahwa lebih baik memiliki suami yang berbakti daripada yang durhaka
Kau berkata bahwa lebih baik memiliki suami yang dermawan daripada yang bakhil harta
Dan kaupun berharap bahwa pendampingmu kelak bisa membuatmu bahagia
Kau pernah berkata ingin segera menikah sebagai suatu rencana
Bila Allah kelak mempetemukanmu dengan jodoh pilihan-Nya
Agar mampu menjaga kemurnian dan kesucian
Niatmu dalam mewujudkan berbagai cita
Serta menjadikanmu lebih kuat kala cobaan dan ujian datang menerpa
Karena akan ada seseorang yang insya Allah akan mendampingi senantiasa
Namun yang harus kau tahu adalah bahwa aku lelaki biasa
Segala kelemahan dan kelebihan pastilah kupunya
Senanglah hatiku ketika mengetahui dirimu rutin dalam sebuah tarbiyah
Tidak seperti aku yang hanya pernah masuk madrasah
Mulai ibtidaiyah,tsanawiyah namun tidak lanjut ke aliyah
Namun aku sekarang sudah lulus kuliah
Saat inipun aku sudah memiliki ma’isyah
Teman-temanku berkata,bahwa sudah waktunya bagiku mencari ‘aisyah
Mungkin dengan simpanan yang ada cukuplah untuk sebuah walimah
Tentu saja yang sederhana dan bukan yang meriah
Dan aku pun belum sanggup untuk menyediakanmu sebuah rumah
Karena itu kuberpikir untuk mengontrak dulu sajalah
Suatu ketika kau bertanya tentang poligami
Kujawab bahwa itu adalah ketentuan Ilahi
Tentu saja aku menyetujui
Lantas kau betanya apakah aku akan melakukannya suatu saat nanti
Kujawab apa mungkin bila adil sebagai syarat utama tak mampu kumiliki
Engkau tersenyum di mulut atau mungkin sampai ke hati
Sambil mengakui bahwa dirimu belum bisa menerima bila hal itu terjadi
Dan dirimu juga tak bisa menyamai saudah binti zam’ah istri sang nabi
Yang tulus ikhlas kepada ‘aisyah dalam berbagi
Suatu ketika giliran aku bertanya tentang kemampuan bertilawah
Kau menjawab bisa walau tak mau dibandingkan dengan para qoriah
Karena kau merasa masih banyak berbuat salah
Dalam mengucap hukum tajwid dan huruf-huruf hijaiyah
Insya Allah kita akan bersama-sama belajar bila kelak kita menikah
Untuk mewujudkan keinginanmu agar bisa menerangi setiap ruang rumah
Dengan alunan suara al-quran yang merupakan ayat-ayat qauliyah
Dari situ mungkin kita bisa membaca ayat-ayat kauniyah
Untuk memastikan keyakinanmu untuk menikah
Akupun mengundangmu ketempat temanku seorang murabbiyah
Dan tak lupa kau undang aku tuk datang kerumah
Sebagai awal perkenalan dengan bunda dan ayah
Dan sebuah titik temu tercapailah
Istikharah mencari jawaban untuk menggapai alhubfillah wa lillah
Dalam doa ku bersimpuh pasrah
Memohon datangnya jawaban kepada Sang Pemberi Hidayah
Bila jawaban itu masih menggantung dilangit,maka turunkanlah
Bila jawaban itu masih terpendam diperut bumi,maka keluarkanlah
Bila jawaban itu sulit kuraih,maka mudahkanlah
Bila jawaban itu masih jauh,maka dekatkanlah
Terima kasih atas ta’aruf yang indah
Bila datang jawaban itu,ku mohon agar memanggil dengan sebutan “kangmas”
Ketika aku hanya berani mencuri pandang wajahmu disana
Dengan pakaian rapat tak kau biarkan auratmu terbuka
Karena memang tak selayaknya bisa dipandang oleh sembarang mata
Maka seiring perjalanan masa
Kumulai beranikan diri untuk bertanya
Tuk selanjutnya berbagi cerita
Telah kukatakan kepadamu semenjak awal mula
Bahwa aku adalah lelaki ibuku sepanjang masa
Sebagai wujud bakti sebagaimana rasul telah bersabda
“ibumu,ibumu,ibumu!” begitulah dalam sebuah hadits yang pernah kubaca
“lalu ayahmu!” sebagai kelanjutan ucapan dari lidah yang mulia
Sebuah jawaban darimu membuatku begitu lega
Kau berkata bahwa lebih baik memiliki suami yang berbakti daripada yang durhaka
Kau berkata bahwa lebih baik memiliki suami yang dermawan daripada yang bakhil harta
Dan kaupun berharap bahwa pendampingmu kelak bisa membuatmu bahagia
Kau pernah berkata ingin segera menikah sebagai suatu rencana
Bila Allah kelak mempetemukanmu dengan jodoh pilihan-Nya
Agar mampu menjaga kemurnian dan kesucian
Niatmu dalam mewujudkan berbagai cita
Serta menjadikanmu lebih kuat kala cobaan dan ujian datang menerpa
Karena akan ada seseorang yang insya Allah akan mendampingi senantiasa
Namun yang harus kau tahu adalah bahwa aku lelaki biasa
Segala kelemahan dan kelebihan pastilah kupunya
Senanglah hatiku ketika mengetahui dirimu rutin dalam sebuah tarbiyah
Tidak seperti aku yang hanya pernah masuk madrasah
Mulai ibtidaiyah,tsanawiyah namun tidak lanjut ke aliyah
Namun aku sekarang sudah lulus kuliah
Saat inipun aku sudah memiliki ma’isyah
Teman-temanku berkata,bahwa sudah waktunya bagiku mencari ‘aisyah
Mungkin dengan simpanan yang ada cukuplah untuk sebuah walimah
Tentu saja yang sederhana dan bukan yang meriah
Dan aku pun belum sanggup untuk menyediakanmu sebuah rumah
Karena itu kuberpikir untuk mengontrak dulu sajalah
Suatu ketika kau bertanya tentang poligami
Kujawab bahwa itu adalah ketentuan Ilahi
Tentu saja aku menyetujui
Lantas kau betanya apakah aku akan melakukannya suatu saat nanti
Kujawab apa mungkin bila adil sebagai syarat utama tak mampu kumiliki
Engkau tersenyum di mulut atau mungkin sampai ke hati
Sambil mengakui bahwa dirimu belum bisa menerima bila hal itu terjadi
Dan dirimu juga tak bisa menyamai saudah binti zam’ah istri sang nabi
Yang tulus ikhlas kepada ‘aisyah dalam berbagi
Suatu ketika giliran aku bertanya tentang kemampuan bertilawah
Kau menjawab bisa walau tak mau dibandingkan dengan para qoriah
Karena kau merasa masih banyak berbuat salah
Dalam mengucap hukum tajwid dan huruf-huruf hijaiyah
Insya Allah kita akan bersama-sama belajar bila kelak kita menikah
Untuk mewujudkan keinginanmu agar bisa menerangi setiap ruang rumah
Dengan alunan suara al-quran yang merupakan ayat-ayat qauliyah
Dari situ mungkin kita bisa membaca ayat-ayat kauniyah
Untuk memastikan keyakinanmu untuk menikah
Akupun mengundangmu ketempat temanku seorang murabbiyah
Dan tak lupa kau undang aku tuk datang kerumah
Sebagai awal perkenalan dengan bunda dan ayah
Dan sebuah titik temu tercapailah
Istikharah mencari jawaban untuk menggapai alhubfillah wa lillah
Dalam doa ku bersimpuh pasrah
Memohon datangnya jawaban kepada Sang Pemberi Hidayah
Bila jawaban itu masih menggantung dilangit,maka turunkanlah
Bila jawaban itu masih terpendam diperut bumi,maka keluarkanlah
Bila jawaban itu sulit kuraih,maka mudahkanlah
Bila jawaban itu masih jauh,maka dekatkanlah
Terima kasih atas ta’aruf yang indah
Bila datang jawaban itu,ku mohon agar memanggil dengan sebutan “kangmas”
Langganan:
Postingan (Atom)
