Minggu, 31 Mei 2009

Cinta berbuah surga

“.........Anakku, sudah saatnya kau mencari teman sejati yang setia dalam suka dan duka. Teman baik yang membantumu untuk menjadi orang baik.Teman sejati yang bisa kau ajak bercinta untuk surga.”

Anak itu tersentak mendengar perkataan ayahnya.

“Apa maksud Ayah dengan teman yang bisa di ajak bercinta untuk surga?” tanyanya dengan nada penasaran.

“Dia adalah teman sejati yang benar-benar mau berteman denganmu bukan karena derajatmu,tetapi karena kemurnian cinta itu sendiri, yang tercipta dari keikhlasan hati. Dia mencintaimu karena Allah. Dengan dasar itu,kaupun bisa mencintainya dengan penuh keikhlasan, karena Allah. Dan Dia juga mengajak untuk melakukan amalan-amalan yang di sukai Allah.Kekuatan cinta kalian akan melahirkan kekuatan dahsyat yang membawa manfaat dan kebaikan. Kekuatan cinta itu juga akan bersinar dan membawa kalian masuk surga.”

Buat calon suami

Pernikahan atau perkawinan
Menyingkap tabir rahasia
Calon Istri yang akan kamu nikahi
Tidaklah semulia Khadijah
Tidaklah setaqwa Aisyah
Pun tidak setabah Fatimah
Justru Calon Istrimu hanyalah wanita akhir zaman
Yang punya cita-cita Menjadi sholehah

Pernikahan atau perkawinan
Mengajar kita kewajiban bersama
Istri menjadi tanah
kamu langit penaungnya
Istri ladang tanaman
kamu pemagarnya
Istri kiasan ternakan
kamu gembalanya
Istri adalah murid
kamu mursyidnya
Istri bagaikan anak kecil
kamu tempat bermanjanya
Saat Istri menjadi madu
kamu teguklah sepuasnya
Seketika Istri menjadi racun
kamulah penawar bisanya
Seandainya Istri tulang yang bengkok
berhatilah meluruskannya

Pernikahan atau perkawinan
Menginsyafkan kita perlunya iman dan taqwa
Untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah Swt
Karena memiliki Isteri yang tak sehebat mana
Justru kamu akan tersentak dari alpa
Kamu bukanlah Rasulullah
Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamallahuwajhah
Cuma suami akhir zaman
Yang berusaha menjadi soleh

Buat calon istri

Pernikahan atau perkawinan
Membuka tabir rahasia
Calon Suami yang akan menikahi kamu
Tidaklah semulia Muhammad Saw
Tidaklah setaqwa Ibrahim
Pun tidak setabah Ayyub
Atau pun segagah Musa
Apalagi setampan Yusuf
Justru suamimu hanyalah pria akhir zaman
Yang punya cita-cita
Membangun keturunan yang sholeh

Pernikahan atau perkawinan
Mengajar kita kewajiban bersama
Suami menjadi pelindung
kamu penghuninya
Suami adalah nahkoda kapal
kamu navigatornya
Suami bagaikan balita yang nakal
kamu adalah penuntun kenakalannya
Saat Suami menjadi raja
kamu nikmati anggur singgasananya
Seketika Suami menjadi bisa
kamulah penawar obatnya
Seandainya Suami masinis yang lancang
sabarlah memperingatkannya

Pernikahan ataupun Perkawinan
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa
Untuk belajar meniti sabar dan ridha Allah Swt
Karena memiliki suami yang tak segagah mana
Justru Kamu akan tersentak dari alpa
Kamu bukanlah Khadijah
yang begitu sempurna di dalam menjaga
Pun bukanlah Hajar
yang begitu setia dalam sengsara
Cuma wanita akhir zaman
Yang berusaha menjadi solehah

Ya Allah.........Izinkanlah hamba...

Ya Allah......
Bila hamba bertemu dengan seseorang
dan hamba jatuh cinta
Izinkanlah hamba menjadi yang terbaik baginya
dan dia yang terbaik bagi hamba

Ya Allah......
Bila Hamba menjadi suami seseorang
Izinkanlah diri hamba menjadi pelindung baginya
izinkanlah wajah hamba menjadi kesenangan baginya
izinkanlah mata hamba menjadi keteduhan baginya
izinkanlah pundak hamba menjadi tempat melepas keresahan baginya
izinkanlah setiap perkataan hamba menjadi kesejukan baginya

Ya Allah......
Izinkanlah setiap pelukan menjadi jalan untuk lebih mendekat kepadaMu
izinkanlah setiap sentuhan menjadi perekat cinta kepadaMu
izinkanlah setiap pertemuan menjadikan kami bersyukur kepadaMu

Ya Allah......
izinkanlah hati yang sangat halus ini tidak pernah merasa tersakiti
izinlanlah hati yang rentan ini tidak pernah merasa terkhianati

Ya Allah......
jiwa kami ada dalam genggamanMu
maka izinkanlah jiwa kami selalu bertaut dalam cintaMu

Ya Allah......
permintaan terakhirku,
semoga kami berdua selalu berada dalam perlindunganMu

suara hati seorang ikhwan

Wanita suci,
Mungkin aku memang tak romantis tapi siapa peduli?
Karena toh kau tak mengenalku dan memang tak perlu mengenalku.
Bagiku kau bunga, tak mampu aku samakanmu dengan bunga terindah sekalipun.
Bagiku manusia adalah makhluk yang terindah, tersempurna dan tertinggi.
Bagiku dirimu salah satu dari semua itu, karenanya kau tak membutuhkan persamaan.

Wanita suci,
Jangan pernah biarkan aku manatapmu penuh, karena akan membuatkumengingatmu.
Berarti memenuhi kepalaku dengan inginkanmu.
Berimbas pada tersusunnya gambarmu dalam tiap dinding khayalku.
Membuatku inginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa, sesemangat mentari.
Kasihanilah dirimu jika harus hadir dalam khayalku yang masih penuh Lumpur.
Karena sesungguhnya dirimu terlalu suci.

Wanita suci,
Berdua menghabiskan waktu denganmu bagaikan mimpi tak berujung.
Ada ingin tapi tak ada henti.
Menyentuhmu merupakan ingin diri, berkelebat selalu, meski ujung penutupmu pun tak berani kusentuh.
Jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku karena sucimu kau pertaruhkan.
Mungkin kau tak peduli
Tapi kau hanya menjadi wanita biasa di hadapanku bila kau kalah.
Dan tak lebih dari wanita biasa.

Wanita suci,
Jangan pernah kau tatapku penuh
Bahkan tak perlu kau lirikkan matamu untuk melihatku.
Bukan karena aku terlalu indah, tapi karena aku seorang yang masih kotor.
Aku biasa memakai topeng keindahan pada wajah burukku, mengenakan pakaian sutra emas.
Meniru laku para rahib, meski hatiku lebih kotor dari Lumpur.
Kau memang suci, tapi masih sangat mungkin kau termanipulasi.
Karena kau toh hanya manusia-hanya wanita.

Wanita suci,
Beri sepenuh diri pada dia sang lelaki suci yang dengan sepenuh hati membawamu kehadapan Tuhanmu.
Untuknya dirimu ada, itu kata otakku, terukir dalam kitab suci, tak perlu dipikir lagi.
Tunggu sang lelaki itu menjemputmu, dalam rangkaian khitbah dan akad yang indah.
Atau kejar sang lelaki suci itu, karena itu adalah hakmu, seperti dicontohkan ibunda Khadijah.
Jangan ada ragu, jangan ada malu, semua terukir dalam kitab suci.

Wanita suci,
Bariskan harapanmu pada istikharah sepenuh hati ikhlas.
Relakan Allah pilihkan lelaki suci untukmu, mungkin sekarang atau nanti, bahkan mungkin tak ada sampai kau mati.
Mungkin itu berarti dirimu terlalu suci untuk semua lelaki di fana saat ini.
Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu, yang kaubangun dengan segala kekhusyu'an tangis do'amu.

Wanita suci
Pilihan Allah tak selalu seindah inginmu, tapi itu pilihan-Nya.
Tak ada yang lebih baik dari pilihan Allah.
Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki yang terpilih itu,
melainkan pada jalan yang kaupilih,
seperti kisah seorang wanita sudi di masa lalu yang meminta ke-Islam-an sebagai mahar pernikahannya.
Atau mungkin kebaikan itu terletak pada keikhlasanmu menerima keputusan Sang Kekasih Tertinggi.
Kekasih tempat kita memberi semua cinta dan menerima cinta dalam setiap denyut nadi kita.

Takdir

Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan...
Dia milikku tercipta buatku...
Satukanlah hatinya dengan hatiku...
Titipkanlah kebahagiaan antara kami...
Agar kemesraan itu abadi...

Ya Allah Ya Tuhanku yang Maha Mengasihi...
Seiringkanlah kami melayari hidup ini...
Ke tepian yang sejahtera dan abadi...
Maka jodohkanlah kami...

Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan dia bukan milikku...
Bawalah dia jauh dari pandanganku...
Jauhkanlah dia dari ingatanku...
Dan peliharalah aku dari kekecewaan...

Ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan...
Menolak bayangannya jauh ke dada langit...
Hilang bersama senja yang merah...
Agarku sentiasa tenang...
Walaupun tanpa bersama dengannya...

Ya Allah yang tercinta...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu...
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan...
Adalah yang terbaik untukku...
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui...
Segala yang terbaik buat hamba-Mu ini...

Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku...
Di dunia dan di akhirat...

Ya Allah...
Dengarlah rintihan dari hamba-Mu yang nhaif ini...
Janganlah Engkau biarkan aku sendirian...
Di dunia ini maupun di akhirat...
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran...

Ya Allah...
Kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman...
Agar aku dan dia sama-sama dapat membina kesejahteraan hidup...
Ke jalan yang Engkau ridhai...
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh dan solehah...

Ya Allah...
Berilah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat...
Dan peliharalah kami dari azab api neraka...
AMIN... AMIN... AMIN... Ya rabbal 'aalamin

Resep pasangan hidup

Bahan :
1 Pria Sehat
1 Wanita Sehat
100% Komitmen
2 Pasang Restu Orang Tua
1 Botol Kasih Sayang Murni

Bumbu :
1 balok besar humor 25g
rekreasi 1 bks
doa 2 sdt
telpon-telponan 5 kali ibadah/hari (semua diaduk hingga merata dan mengembang)

Tips :
1.Pilih pria dan wanita yang benar-benar matang dan seimbang
2.Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat mempengaruhi rasa. (sebaiknya dibeli di TOSERBA bernama "Tempat Ibadah", walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin)
3.Jangan beli di pasar bernama "Diskotik" atau "Party" karena walaupun modelnya bagus dan harum baunya tetapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.
4.Gunakan kasih sayang cap "Dakwah" yang telah mendapatkan penghargaan ISO dari departemen kesehatan dan kerohanian.

CARA MEMASAK :
1.Pria dan wanita dicuci bersih, buang semua masa lalunya hingga tersisa niat yang murni. 2.Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua secara merata. 3.Masukkan niat yang murni kedalam loyang dan panggang dengan api merata sekitar 30 menit didepan penghulu.
4.Biarkan didalam loyang tadi dan sirami dengan bumbunya. Kue siap dinikmati.

Catatan :
Kue ini hanya bisa dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling enak dinikmati dalam keadaan hangat. Tetapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapa potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven bermerek " Tempat Ibadah". Setelah mulai hangat, jangan lupa telpon-telponan bila berjauhan. Selamat mencoba; dijamin semuanya halal koq!